Pesan Nasi Tumpeng di Ciledug

Pesan Nasi Tumpeng di Ciledug

Pesan Nasi Tumpeng di Ciledug – Bagi Anda yang ingin pesan nasi tumpeng di Ciledug, ketahui dahulu makna dari setiap bahan yang disusun pada nasi tumpeng.

Indonesia merupakan negara yang majemuk di mana setiap daerah memiliki kebudayaannya masing-masing. Namun ada beberapa kebudayaan yang hampir dimiliki oleh setiap daerah meskipun awalnya dikenal berasal dari satu daerah saja. Nasi tumpeng misalnya, banyak orang tahu bahwa nasi tumpeng ini adalah kebudayaan yang berasal dari Tanah Jawa maupun Betawi, tapi tidak sedikit orang di luar Jawa yang juga menggunakan nasi tumpeng dalam acara apapun.

Pesan Nasi Tumpeng di Ciledug

Nasi Putih

Nasi bagi masyarakat Indonesia pada umumnya merupakan makanan pokok. Meskipun ada beberapa bagian wilayah di Indonesia yang menjadikan jagung dan sagu sebagai makanan pokok, namun nasi tetap yang utama bagi sebagian besar rakyat Indonesia khususnya bagian barat. Nasi tumpeng terdiri dari nasi yang disusun secara kerucut bersamaan dengan lauk pauk lainnya. Tahukah Anda makna di balik nasi putih dalam penyusunan tumpeng?

Awalnya, tumpeng hanya terdiri dari nasi putih dan berbagai lauk pauknya. Seiring berjalannya waktu nasi tersebut divariasikan menjadi nasi kuning atau nasi uduk. Makna di balik nasi dalam susunan tumpeng adalah sesuatu yang dimakan untuk menghidupi keluarga seharusnya berasal dari sumber yang bersih dan juga halal. Sumber yang dimaksud bisa jadi pekerjaan halal maupun pemberian orang yang pastinya halal. Ini termasuk salah satu pengharapan yang diibaratkan dengan benda.

Daging Ayam

Penyajian tumpeng memang tidak lepas dari daging ayam, hampir setiap tumpeng yang disajikan pasti terdapat daging ayam di bawahnya. Hampir semua hidangan menjadikan daging ayam sebagai makanan favorit sehingga dalam penyajian tumpeng pun tak ketinggalan. Harga daging ayam bisa dikatakan terjangkau alias tidak terlalu mahal dan tidak terlalu murah. Oleh karena itu hiasan tumpeng dengan daging ayam cukup sempurna.

Bagi masyarakat Jawa, daging ayam yang digunakan biasanya adalah ayam jantan atau disebut juga ayam jago. Alasannya adalah ayam dipilih agar penikmat tumpeng tersebut dapat terhindar dari sifat-sifat buruk ayam di antaranya adalah sombong, egois dan selalu menyela ketika berbicara. itulah beberapa sifat ayam yang dianggap buruk dalam keyakinan masyarakat Jawa. Maka tidak heran jika daging ayam tidak pernah absen sebagai hiasan pertumpengan.

Ikan Lele

Hampir seluruh umat di dunia menjadikan ikan sebagai lauk. Selain rasanya yang nikmat, ikan juga dinilai sebagai lauk yang mudah ditemukan terutama bagi daerah yang dekat dengan kawasan perairan seperti laut dan sungai. Ternyata ikan juga tidak pernah absen sebagai hiasan tumpeng terutama ikan lele. Untuk melengkapi nasi tumpeng, bukan berarti ikan ini tidak memiliki makna khusus karena sebenarnya ikan merupakan simbol dari keuletan serta ketabahan dalam menghadapi hidup meskipun diterpa berbagai rintangan.

Alasannya karena ikan lele merupakan hewan yang dapat bertahan hidup di dalam air yang tenang dan tidak mengalir serta juga dapat bertahan di dasar sungai. Intinya ikan lele dapat hidup di mana saja sehingga dicap kuat dan tabah.

Ikan Teri

Ikan berukuran kecil ini juga merupakan hiasan untuk nasi tumpeng. jika Anda pesan nasi tumpeng di Ciledug tanpa ikan teri maka Anda bisa segera protes karena ikan teri merupakan salah satu hiasan wajib bagi nasi tumpeng. Meskipun ukurannya kecil, ikan teri juga memiliki makna tertentu bagi penikmat tumpeng. Maknanya cukup berarti karena melambangkan kebersamaan dan kerukunan. Hal tersebut disebabkan oleh hidup ikan teri yang selalu berkawanan dengan teman-temannya ketika di dalam lautan.

Penikmat nasi tumpeng dengan ikan teri ini diharapkan juga mampu hidup damai berdampingan dengan siapapun tanpa ada permusuhan dan perselisihan sesama umat beragama. Maknanya cukup berarti mengingat Indonesia merupakan negara majemuk yang terdiri dari banyak suku dan budaya sehingga jika tidak ditanamkan toleransi sejak dini, Indonesia tidak akan damai dan rukun seperti saat ini.

Telur

Telur juga termasuk hiasan pada tumpeng yang tidak dilupakan. Selain mengandung protein yang tinggi, telur juga mudah ditemukan di mana saja, baik itu di warung kecil atau warung besar sekalipun. Makna di balik telur yakni menggambarkan manusia yang secara fitrahnya sama dengan telur. Pengolahan telur biasanya hanya direbus dan disajikan utuh bersama kulitnya lalu diletakkan di sekitar nasi. Apabila penikmat tumpengnya ingin memakanĀ  telur maka harus lebih dulu dikupas kulitnya. Hal ini menggambarkan bahwa rencana harus dirancang sebaik mungkin agar hasilnya sesuai dengan harapan.

Sayur Urap

Lauk pauk yang ada pada hidangan nasi tumpeng tidak boleh tertinggal barang satupun seperti sayur urap. Sayuran ini terdiri dari beragam sayuran seperti bayam, kangkung, tauge, kacang panjang serta bumbu yang merupakan campuran dari parutan kelapa. Sayur urap ini memiliki makna unik yang diambil pada setiap sayurannya. Misalnya kangkung yang bermakna melindungi, bayam bermakna aman sentosa, tauge bermakna tumbuh dan berkembang, kacang panjang bermakna pemikiran luas ke depan, bawang merah bermakna pertimbangan yang matang, dan bumbu urap yang bermakna mampu atau hidup.

Cabai Merah

Selanjutnya ada cabai merah sebagai hiasan dengan potongan-potongan beragam. Makna yang ada di balik cabai merah ialah api yang mampu menerangi jalan hidup serta bermanfaat untuk orang lain.

Bagaimana? Cukup menarik bukan? Filosofi tersebut bisa Anda buktikan dengan pesan nasi tumpeng di Ciledug, perhatikan apakah ada hiasan tumpeng yang tidak dibahas dalam tulisan ini atau tidak. Semoga bermanfaat.



Leave a Reply

Your email address will not be published.